Yang Terampas Dan Yang Terputus
Kelam dan angin lalu mempesiang diriku,
Menggigir juga ruang di mana dia
yang kuingin,
Malam tambah merasuk, rimba jadi semati
tugu
Di Karet, di Karet (daerahku
y.a.d) sampai juga deru dingin
Aku berbenah dalam kamar, dalam diriku
jika kau datang dan aku bisa lagi lepaskan kisah baru padamu;
Tapi kini hanya tangan yang bergerak
lantang
Tubuhku diam dan sendiri, cerita
dan peristiwa berlalu beku.
Puisi Chairil Anwar